SASTRA MENGGUGAT TUAN GURU DI LOMBOK

SASTRA MENGGUGAT TUAN GURU DI LOMBOK

MATARAM – Seorang seniman teater dari Lombok Salman Faris meluncurkan karya sastranya, novel berjudul Tuan Guru. Jum’at (1/6) malam lalu, oleh Institut Studi Krisis dan Perdamaian (InSkrip) bekerja sama dengan Institut Rumah Arus (Irus) dilakukan diskusi dan bedah buku. Temanya Sastra Menggugat Tuan Guru. Padahal Tuan Guru, dua kata ini di Lombok adalah berarti kiyai. Seorang pemuka agama yang dihormati dan menjadi panutan masyarakat. Tetapi kesehariannya dinilai oleh Salman, banyak memperoleh keuntungan dari ketokohannya.

Novel Tuan Guru ini yang oleh sebagian pengunjung malam itu dinilai kontroversial, dibahas oleh Tuan Guru Haji Hamzah dari Pondok Pesantren Kiblatul Mustakim Jenggik Lombok Tengah dan seorang dosen Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri Mataram Abudu Wahid. Juga pemerhati budaya Lalu Suprapta – yang berpangkat Komisaris Besar Pol sehari-hari Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Wakapolda NTB).

Naskah yang ditulis Salman Faris tahun 2006 lalu ini, disertai komentar dari kritikus seni-pemikir kebudayaan Nirwan Ahmad Arsuka, sastrawan pelaku teater dan dosen sosiologi Universitas Indonesia Radhar Panca Dahana, serta penyair-esais-kritikus seni Wicaksono Adi, dicetak Mei 2007, diterbitkan oleh Genta Press bersama Nusantara Cinema. Tebalnya 641 halaman yang terdiri dari 40 bagian.

Salman Faris sendiri mengatakan pandangannya melihat kembali pondok pesantren dari luar. ”Saya menulis Tuan Guru ini setelah 13 tahun di dunia teater. Ada persoalan substansial yang selalu ditutupi,” katanya sewaktu berbicara awal pada malam itu. Menurutnya, ada madrasah yang kondisinya lebih buruk walaupun tetap memperoleh dana bantuan hasil dari mengedarkan brosur yang tetap dijalankan di lingkungan masyarakat. ”Lalu kemana dananya. Saya sampai menangis sendiri,” ucapnya.

Kemudian, ia menunjuk ibunya sendiri seorang pedagang bakulan yang dibandingkannya dengan wanita di Jawa. Walaupun sama-sama buta huruf dan bodoh, namun wanita Jawa memiliki perubahan visi hidupnya. Tidak bergantung kepada kiainya. ”Kualitas kemanusiaannya lebih visioner,” ujarnya.

Lantas, yang disedihkan adalah seorang kawannya di pesanteren yang ditemukan bekerja di pom bensin (SPBU). Kenapa dulu tidak sekolah STM saja kalau kemudian hanya bekerja di SPBU. ”Saya tidak menentang atau menolak tuang guru. Tapi menyayangkan,” katanya. Karena itu ia menyontohkan kehidupan pemuka agama di Pakistan yang mengutamakan mengajarkan aqidah, walaupun mereka sendiri harus bekerja kasar. Sebaliknya, tuan guru di Lombok ada yang sedari dulu hanya menerima amplopan kehadirannya tetap sebesar Rp25 ribu. Menurutnya, seharusnya ada yang berubah. ”Ini semangat yang ada dari novel ini. Saya yang berani katakan pondok pesantren salah,” ucapnya.

Sebelumnya, mari kita perkenalkan diri Salman Alfarisi – demikian biasa dipanggil teman-teman senimannya. Pria, kelahiran Rensing Lombok Timur, 1974, yang kini sedang mengikuti program Strata 2 Antropologi pernah selama 13 tahun menjalani pendidikan Mahad di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Pancor di Lombok Timur. Ia adalah tamatan Akademi Seni Drama Indonesia (Asdrafi) Yogyakarta 2000 dan Institut Seni Indonesia Yogyakarta jurusan teater 2004 adalah pendiri Dapur Teater Lombok yang karyannya bernuansa kearifan lokal. Salman Alfarisi yang juga sempat dua tahun (1997-1999) di Malaysia untuk memahami kehidupan TKI.

Karyanya sendiri yang telah dipentaskan di Mataram, pertama adalah Rimba Jiwa Sunyi : Matinya Tradisi Di Atas Pertarungan Dua Kelamin (7/10-2004). Kedua, Perempuan-perempuanku Apa Maumu (25/11-2004). Ketiga, Perempuan dan Dedaunan Sama-Sama Tak Ingin Terbakar (29/11-2004). Keempat, Aku Hanya Menggoda (31/12-2004). Kelima, Airku, Airmu Air Bencana (12/1-2005). Setahun lalu, (27/2-2006), ia menampilkan Sekam – yang menggugat kebangsawanan pria di Lombok.

Adalah Paox Ibenz, direktur Irus, yang mengemukakan bahwa tidak pernah dibayangkan kalau para Tuan Guru yang pada 10an tahun lalu hanya dikenal sebagai pendulang suara pada pemilu kini ikut memasuki rana politik. ”Kini telah berubah. Karena itu Irus sebagai lembaga kajian dan transformasi tertarik terhadap bedah novel realis sosial ini,” ujarnya sewaktu berbicara sebagai pengantar acara.

Lalu Suprapta yang Wakapolda NTB tadi, memang senang dengan adanya karya Tuan Guru tersebut. Selama ini, sewaktu 24 tahun merantau, berada di luar Lombok, menunggu-nunggu karya sastra tertulis dari daerah Sasak ini. Padahal banyak karya sastra yang diilhami dari isi lontar yang didapat dari Lombok. ”Banyak karya sastra lisan. Kenapa tidak ditulis. Kenapa Lombok tidak maju,” katanya.

Tetapi mengemukakan pendapatnya, Suprapta mengatakan karya sastra dalam bentuk novel ini membuatnya terperangah. Isinya dinilai kontroversial. ”Saya kawatir terhadap buku ini,” ucapnya menilai. Disebutnya bahwa memang ada tiga kelompok Tuan Guru. Pertama, berperan memberikan kontribusi keberadaan pesantren. Kedua, pesantren dan tuan guru yang berguna dan berperan terhadap kehidupan masyarakat. Ketiga, bahwa tuan guru dianggap sebagai cahaya, penuntun yang fantastik. ”Kalau saya memilih yang kedua. Kemana masyarakat dibawa kalau tidak ada tuan guru,” ujarnya.

Karena itu, setelah membaca sebagian – karena belum selesai seluruhnya membaca novel Tuan Guru ini, mengajak Salman agar lain kali tidak menulis yang kontroversial. ”Jangan sampai ada orang yang tersinggung,” katanya.

Pemimpin Pondok Pesantren Kiblatul Mustakim Tuan Guru Haji Hamzah yang juga sarjana hukum dan mengajar pula di Universitas Nahdlatul Wathan, mengakui bahwa tuan guru memang masih dominan di masyarakat. Dibutuhkan sewaktu pemilihan umum ataupun pemilihan kepala daerah, pelaksanaan Keluarga Berencana. ”Ulama itu ibarat bintang di langit. Bagaikan lampu dan pewaris nabi,” ucapnya.

Tiga kelompok tuan guru yang disebutnya adalah pertama yang menyandarkan hidupnya pada kehidupan. Kedua, bersifat bunglon. Samina Watona atau menerima dan bergantung kepada status quo. ”Leto lete ini itu iya,” ujarnya. Artinya kesana kemari dilakukan. Sedangkan yang ketiga, tidak menggantungkan dirinya hanya kepada Allah SWT yang disebutnya kemudian tuan guru yang bagaikan pedang yang bisa digunakan untuk apa saja.

Isi novel itu sendiri, dikritiknya ada bagian yang sensitif. ”Memang ada yang sensitifnya, istri tuan guru digituin ini yang sensitif,” katanya. Namun ia juga mengakui di sisi lain bahwa kehadiran masjid hanya ramai dari proposal pembangunannya. Tapi tidak ada yang memenuhi isinya.

Dosen Fakultas Dakwah IAIN Mataram Abudu Wahid menyebut novelnya Salman Faris ini memang dahsat. Novel ini utamanya adalah kritik sosial. Dikatakannya bahwa bukan tuan gurunya yang terpenting dari buku ini. Tapi adanya pengungkapan terjadinya kekerdilan dan penindasan. Itu sebabnya dikatakan bahwa kehadiran karya Salman ini sebaga peran sastra adalah nyata merupakan bagian yang penting dari sejarah. Tanpa keterlibatan sastra dalam sejarah menimbulkan banyak misteri. ”Penulis buku ini berontak. Tapi mencari jalan keluar menuju masyarakat demokratis agar tidak terjadi penindasan,” ucapnya.(supriyantho khafid)

Sumber : http://lomboknews.wordpress.com/2007/06/03/sastra-menggugat-tuan-guru-di-lombok/

Daerah Biogeografi,Penyebaran Organisme Di Bumi,Bioma,Ekosistem Air Tawar dan air laut

Biogeografi yaitu bidang ilmu yang mempelajari dan berusaha untuk menjelaskan distribusi organisme di permukaan bumi. Di dunia ini dikenal 6 daerah biogeografi dengan masing-masing daerah yang memiliki perbedaan dan keseragaman tertentu (unik) dalam kelompok-kelompoknya.

Daerah biogeografi ini dinamakan Australia, Oriental, Ethiopia, Neotropika, Paleartik dan Neartik. Karena fauna Paleartik dan Neartik adalah serupa, maka kedua daerah biogeografi ini kadang-kadang digabung menjadi Holartik.

 

IKLIM DAN BIOGEOGRAFI

Iklim merupakan faktor utama yang menentukan tipe tanah maupun spesies tumbuhan yang tumbuh di daerah tersebut. Sebaliknya jenis tumbuhan yang ada menentukan jenis hewan dan mikroorganisme yang akan menghuni daerah tersebut. Pada dasarnya iklim tergantung pada matahari. Matahari bertanggung jawab tidak hanya untuk intensitas cahaya yang tersedia untak proses fotosintesis, tetapi juga untuk temperatur umumnya.

Komponen iklim lain yang menentukan organisme apa yang dapat hidup di suatu daerah adalah kelembaban, kelembaban ini juga bergantung pada cahaya matahari dan temperatur. Curah hujan yang banyak diperlukan untuk mendukung pertumbuhan pohon-pohon yang besar, sedangkan curah hujan yang lebih sedikit membantu komunitas yang didominasi oleh pohon-pohon pendek, semak belukar, rumput dan akhirnya kaktus atau tumbuhan gurun lainnya.

Makin tinggi curah hajan dan temperatur di suatu daerah (tanah) makin banyak dan makin besar jumlah tumbahan yang didukungnya. Dengan demikian iklim merupakan salah satu faktor utama terbentuknya daerah-daerah biografi.

Daerab-daerah biogeografi di dunia dengan beberapa organisme yang khas
1.Australia
Australia Irian, Selandia Baru, dan kepulauan di Samudera Pasifik.
Misalnya: Semua Monotremata, Marsupialia (mammalia tidak berplasenta/mammalia berkantung), Rodentia, Kelelawar, burung Kaswari, burung Cenderawasih, jenis-jenis burung Kakaktua, ikan Paru-paru Australia dan burung Kiwi.

2. Oriental
Daerah Asia bagian selatan pegunungan Himalaya, India, Sri Langka, Semenanjung Melayu, Sumatera, Jawa, Kalirnantan, Sulawesi, dan Filipina.
Misalnya: Siamang, Orang utan, Gajah, Badak, burung Merak.

3.Ethiopia

Afrika, Magaskar dan pulau-pulau sekitar Afrika
Misalnya: Gajah Afrika, Gorilla, Simpanse, Badak Afrika, Singa, Kuda Nil, Zebra, Jerapah, Burung Onta.

4.Neotropik
Amerika Selatan dan Tengah, Meksiko dan Hindia Barat.
Misalnya: Armadillo, kelelawar Vampire, burung Kolibri.

5.Neartik
Amerika Utara dari dataran tinggi Meksiko sampai kawasan kutub utara dan Greenland.
Misalnya: Kambing gunung, Karibon, tikus air (Beaves).

6.Paleartik
Eurasia sebelah selatan ke Himalaya, Afghanistan, Iran dan Afrika bagian utara dari gurun Sahara.
Misalnya: Landak, Babi hutan dan Rusa kecil.

 

Penyebaran Organisme Di Bumi

Distribusi organisme dipengaruhi oleh sejarah, iklim masa lalu dan susunan atau bentuk benua-benua dan hubungan ekologis masa lalu dan masa sekarang, serta semua interaksi satu sama lainnya. Karena kompleksitas hubungan ini, maka para pakar biogeografi telah cenderung memusatkan pada salah satu dari dua pendekatan utama terhadap bidang ilmu ini.

Biogeografi Sejarah
Menekankan terutama pada sejarah evolusi (perkembangan) dari kelompok-kelompok organisme. Dari mana mereka berasal ? Bagaimana mereka menyebar ? Bagaimanakah distribusinya pada masa sekarang dapat menjelaskan kepada kita tentang sejarahnya masa lalu ?

Biogeografi Ekologi
Memusatkan pada interaksi organisme pada saat ini dengan lingkungan fisik dan interaksi satu sama lainnya serta untuk memahami bagaimana hubungan-hubungan ini mempengaruhi dimana spesies dan takson yang lebih luar ditemukan pada masa sekarang.

 

PENYEBARAN HEWAN DI INDONESIA

Indonesia adalah suatu negara kepulauan yang terletak di antara 2 daerah biogeografi besar, yaitu antara daerah biogeografi Oriental dan daerah biogeografi Australian.

Didasarkan kepada sejarah asal wilayah Nusantara beberapa pakar membagi wilayah Indonesia menjadi beberapa kawasan. Kawasan-kawasan tersebut adalah:

  1. Kawasan Indonesia Barat: meliputi Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan. Hewan-hewannya menyerupai hewan daerah oriental, misalnya: gajah, harimau, orang utan, dan lain-lain.
  2. Kawasan Indonesia Timur: meliputi Irian Jaya dan sekitarnya. Hewan-hewannya menyerupai hewan di daerah Australia.
  3. Kawasan Wallacea: meliputi wilayah Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, Sumba, Sumbawa, Lombok dan Timor. Memiliki hewan-hewan khas (terutama di Pulau Sulawesi) tidak sama dengan hewan oriental dan hewan Australia, misal: Anoa, burung Mako, kera hitam.

 

FLORA MALESIANA

Malesiana adalah suatu daerah luas yang meliputi Malaysia, Indonesia, Papua Nugini dan Kepulauan Solomon. Daerah ini merupakan wilayah bioma hutan hajan tropika dan memiliki beberapa jenis tumbuhan yang khas, misal: rotan, jati, cendana, kayu hitam. Flora yang ditemukan di daerah ini sangat bervariasi bahkan beberapa tumbuhan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, misal: jati, meranti, anggrek, rotan, kayu cendana, makroni dan lain-lain.

Pada habitat darat dikenal istilah Bioma yaitu daerah habitat yang meliputi skala yang luas. Berikut ini hanya akan dibahas beberapa bioma utama yaitu:

  1. Bioma gurun dan setengah gurun
  2. Bioma padang rumput
  3. Bioma hutan tropis
  4. Bioma hutan gugur
  5. Bioma hutan taiga
  6. Bioma tundra
  7. Bioma sabana
  8. Bioma hutan bakau (mangroul)
  9. Bioma hutan lumut
  10. Bioma Hutan Musim

 

1. Bioma Gurun dan Setengah Gurun

Bioma gurun dan setengah gurun banyak ditemukan di Amerika Utara, Afrika Utara, Australia dan Asia Barat.

Ciri-ciri:
1. Curah hujan sangat rendah, + 25 cm/tahun
2. Kecepatan penguapan air lebih cepat dari presipitasi
3. Kelembaban udara sangat rendah
4. Perbedaan suhu siang haridenganmalamharisangattinggi(siangdapat mencapai 45 C, malam dapat turun sampai 0 C)
5. Tanah sangat tandus karena tidak mampu menyimpan air

Lingkungan biotik:

  • Flora: tumbuhan yang tumbuh adalah tumbuhan yang dapat beradaptasi dengan daerah kering (tumbuhan serofit).
  • Fauna: hewan besar yang hidup di gurun umumnya yang mampu menyimpan air, misalnya unta, sedang untuk hewan-hewan kecil misalnya kadal, ular, tikus, semut, umumnya hanya aktif hidup pada pagi hari, pada siang hari yang terik mereka hidup pada lubang-lubang.

 

2. Bioma Padang Rumput

Bioma padang rumput membentang mulai dari daerah tropis sampai dengan daerah beriklim sedang, seperti Hongaria, Rusia Selatan, Asia Tengah, Amerika Selatan, Australia.

Ciri-ciri:
1. Curah hujan antara 25 – 50 cm/tahun, di beberapa daerah padang rumput curah hajannya dapat mencapai 100 cm/tahun.
2. Curah hujan yang relatif rendah turun secara tidak teratur.
3. Turunnya hujan yang tidak teratur tersebut menyebabkan porositas dan drainase kurang baik sehingga tumbuh-tumbuhan sukar mengambil air.

Lingkungan biotik:

  • Flora: tumbuhan yang mampu beradaptasi dengan daerah dengan porositas dan drainase kurang baik adalah rumput, meskipun ada pula tumbuhan lain yang hidup selain rumput, tetapi karena mereka merupakan vegetasi yang dominan maka disebut padang rumput. Nama padang rumput bermacam-macam seperti stepa di Rusia Selatan, puzta di Hongaria, prairi di Amerika Utara dan pampa di Argentina.
  • Fauna: bison dan kuda liar (mustang) di Amerika, gajah dan jerapah di Afrika, domba dan kanguru diAustralia. Karnivora: singa, srigala, anjing liar, cheetah.

 

3. Bioma Sabana

Bioma sabana adalah padang rumput dengan diselingi oleh gerombolan pepohonan. Berdasarkan jenis tumbuhan yang menyusunnya, sabana dibedakan menjadi dua, yaitu sabana murni dan sabana campuran.

  • Sabana murni : bila pohon-pohon yang menyusunnya hanya terdiri atas satu jenis tumbuhan saja.
  • Sabana campuran : bila pohon-pohon penyusunnya terdiri dari campuran berjenis-jenis pohon.

 

4. Bioma Hutan Tropis

Bioma hutan tropis merupakan bioma yang memiliki keanekaragaman jenis tumbuhan dan hewan yang paling tinggi. Meliputi daerah aliran sungai Amazone-Orinaco, Amerika Tengah, sebagian besar daerah Asia Tenggara dan Papua Nugini, dan lembah Kongo di Afrika.

Ciri-ciri:

  1. Curah hajannya tinggi, merata sepanjang tahun, yaitu antara 200 – 225 cm/tahun.
  2. Matahari bersinar sepanjang tahun.
  3. Dari bulan satu ke bulan yang lain perubahan suhunya relatif kecil.
  4. Di bawah kanopi atau tudung pohon, gelap sepanjang hari, sehingga tidak ada perubahan suhu antara siang dan malam hari.

 

  • Flora: pada biorna hutan tropis terdapat beratus-ratus spesies tumbuhan. Pohon-pohon utama dapat mencapai ketinggian 20 – 40 m, dengan cabang-cabang berdaun lebat sehingga membentuk suatu tudung atau kanopi. Tumbuhan khas yang dijumpai adalah liana dan epifit. Liana adalah tumbuhan yang menjalar di permukaan hutan, contoh: rotan. Epifit adalah tumbuhan yang menempel pada batang-batang pohon, dan tidak merugikan pohon tersebut, contoh: Anggrek, paku Sarang Burung.
  • Fauna: di daerah tudung yang cukup sinar matahari, pada siang hari hidup hewan-hewan yang bersifat diurnal yaitu hewan yang aktif pada siang hari, di daerah bawah kanopi dan daerah dasar hidup hewan-hewan yang bersifat nokfurnal yaitu hewan yang ak tif pada malamhari, misalnya: burung hantu, babi hutan,kucing hutan, macan tutul.

 

5. Hutan Musim

Di daerah tropis, selain hutan tropis terdapat pula hutan musim.

Ciri tumbuhan yang membentuk formasi hutan musim:

Pohon-pohonnya tahan dari kekeringan dan termasuk tumbuhan tropofit, artinya mampu beradaptasi terhadap keadaan kering dan keadaan basah pada saat musim kemarau (kering), daunnya meranggas, sebaliknya saat musim hujan, daunnya lebat. Hutan musim biasa diberi nama sesuai dengan tumbuhan yang dominan, misalnya: hutan jati, hutan angsana. Di Indonesia, hutan musim dapat ditemukan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Fauna yang banyak ditemukan rusa, babi hutan, harimau.

 

 

KISI-KISI UJIAN NASIONNAL SMP/MTs TAHUN 2011

SKL UJIAN NASIONAL SMP/MTs TAHUN 2011

1. BAHASA INDONESIA SMP/MTs

NO. STANDAR  KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Membaca

Membaca dan memahami berbagai ragam wacana tulis (artikel, berita, opini/tajuk, tabel, bagan, grafik, peta, denah), berbagai karya sastra berbentuk puisi, cerpen, novel, dan drama.

Menentukan gagasan utama.

Menentukan kalimat utama.

Menentukan kritik terhadap isi bacaan.
Menentukan persamaan isi berita.

Menentukan perbedaan penyajian berita.

Menentukan kalimat fakta dalam paragraf.

Menentukan dua kalimat pendapat pada paragraf .

Menentukan simpulan isi paragraf.
Menentukan gagasan utama tajuk.

Menentukan kalimat fakta dalam tajuk.

Menentukan keberpihakan penulis tajuk.

Menentukan pernyataan yang sesuai dengan isi bagan.

Menentukan simpulan isi grafik/tabel/bagan/denah/peta.

Menentukan pertanyaan yang jawabannya terdapat dalam tabel.

Menentukan perjalanan yang paling efektif berdasarkan peta/denah.

Menentukan tema puisi.

Menentukan suasana yang tergambar pada puisi.

Menentukan citraan dalam puisi.

Menentukan misi/tujuan puisi.

Menentukan bukti perwatakan tokoh dalam penggalan cerpen.

Menentukan bukti latar (waktu, tempat, suasana) dalam penggalan cerpen.

Menentukan sudut pandang pengarang dalam penggalan cerpen.

Menentukan perbedaan tema atau sudut pandang dalam penggalan novel.
Menentukan latar (waktu, tempat) dalam kutipan drama.

Menentukan amanat dalam kutipan drama.

2. Menulis

Menulis karangan nonsastra dengan menggunakan kosakata yang bervariasi dan efektif dalam bentuk buku harian, surat resmi, surat pribadi, pesan singkat, laporan, petunjuk, rangkuman, slogan dan poster, iklan baris, teks pidato, karya ilmiah, dan menyunting serta menulis karya sastra puisi dan drama.

Menentukan kalimat dalam buku harian sesuai dengan ilustrasi.
Melengkapi pesan.

Menentukan isi pesan singkat sesuai dengan ilustrasi.

Menyusun deretan kalimat menjadi paragraf yang padu.
Melengkapi bagian surat pribadi yang rumpang.
Melengkapi bagian surat resmi yang rumpang.

Memperbaiki bagian surat resmi yang tidak tepat.

Menentukan rangkuman bacaan.
Menentukan slogan yang sesuai dengan ilustrasi.
Melengkapi kalimat rumpang dalam petunjuk melakukan sesuatu.

Menyusun deretan kalimat petunjuk melakukan sesuatu yang disusun secara acak.

Menentukan bagian-bagian dalam teks pidato.

Melengkapi teks pidato yang rumpang.

Menentukan rumusan masalah karya ilmiah berdasarkan tema.

Menentukan latar belakang suatu karya ilmiah berdasarkan identifikasi masalah.

Menentukan penulisan daftar pustaka.

Memperbaiki kalimat tidak efektif dalam paragraf.

Memperbaiki pilihan kata yang salah dalam paragraf.

Memperbaiki penulisan huruf.

Melengkapi pantun yang rumpang.
Melengkapi puisi dengan larik bermajas.

Menentukan puisi yang sesuai dengan ilustrasi.

Melengkapi kutipan dialog drama yang rumpang.

 

 

 

 

 

2. BAHASA INGGRIS SMP/MTs

NO. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Membaca

Memahami makna dalam wacana tertulis pendek baik teks fungsional maupun esai sederhana berbentuk deskriptif (descriptive, procedure, maupun report) dan naratif (narrative dan recount) dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Menentukan gambaran umum/informasi tertentu/informasi tersirat/makna kata/frasa dalam teks berbentuk caution/notice/warning.
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata, makna kata/frasa dalam teks berbentuk kartu ucapan (greeting card).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/makna kata/frasa/kalimat dalam teks berbentuk (recount).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/tujuan komunikatif/makna kata/frasa/kalimat dalam teks berbentuk surat (letter).
Menentukan gambaran umum/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/makna kata/frasa dalam teks berbentuk (label).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/tujuan komunikatif/ makna kata/frasa/kalimat dari teks deskriptif (descriptive).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/makna kata/frasa/kalimat teks berbentuk pesan pendek (short message).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/makna kata/frasa/kalimat dalam teks iklan (advertisement).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/pesan moral/makna kata/frasa/kalimat dalam teks berbentuk naratif (narrative).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/ makna kata/frasa/kalimat dalam teks berbentuk pengumuman (announcement).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/tujuan komunikatif/makna kata/frasa/kalimat dalam teks berbentuk laporan (report).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/makna kata/frasa/kalimat dalam teks berbentuk prosedur (procedure).
Menentukan gambaran umum/pikiran utama/informasi rinci tersurat/informasi tersirat/informasi tertentu/rujukan kata/makna kata/frasa/kalimat teks berbentuk undangan (invitation).
2. Menulis

Mengungkapkan makna secara tertulis teks fungsional pendek dan esai sederhana berbentuk deskriptif (descriptive, procedure, maupun report) dan naratif (narrative dan recount) dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Menentukan kata yang tepat untuk melengkapi teks bentuk deskriptif /recount/procedure sederhana.
Menentukan susunan kata yang tepat untuk membuat kalimat yang bermakna.
Menentukan susunan kalimat yang tepat untuk membuat paragraf  yang padu dan bermakna.

 

 

 

3. MATEMATIKA SMP/MTs

NO. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Menggunakan konsep operasi hitung dan sifat-sifat bilangan, perbandingan, aritmetika sosial, barisan bilangan, serta menggunakannya  dalam pemecahan masalah. Menghitung hasil operasi tambah, kurang, kali dan bagi pada bilangan bulat.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan bilangan pecahan.
Mengurutkan pecahan, jika diberikan beberapa jenis pecahan.
Menyelesaikan masalah berkaitan dengan skala dan perbandingan.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan jual-beli.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perbankan atau koperasi.
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan menentukan suku ke-n suatu barisan.
2. Memahami operasi bentuk aljabar, konsep persamaan dan pertidaksamaan linear, persamaan garis, himpunan, relasi, fungsi, sistem persamaan linear, serta menggunakannya dalam pemecahaan masalah. Mengalikan bentuk aljabar.
Menghitung operasi tambah, kurang, kali, bagi atau kuadrat bentuk aljabar.
Menyederhanakan bentuk aljabar dengan memfaktorkan.
Menentukan penyelesaian persamaan linear satu variabel dalam bentuk pecahan.
Menentukan irisan atau gabungan dua himpunan .
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan irisan atau gabungan dua himpunan.
Menyelesaikan soal yang berkaitan dengan relasi atau fungsi.
Menentukan gradien, persamaan garis dan grafiknya.
Menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel.
3. Memahami bangun datar, bangun ruang, garis sejajar, dan sudut serta menggunakannya dalam pemecahan masalah. Menyelesaikan soal dengan menggunakan teorema Pythagoras.
Menghitung luas gabungan dua bangun datar
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas gabungan dua bangun datar.
Menyelesaikan soal keliling gabungan dua bangun datar dan penggunaan konsep keliling dalam kehidupan sehari-hari.
Menghitung besar sudut yang melibatkan sudut dalam dan sudut luar segitiga.
Menghitung besar sudut yang terbentuk jika dua garis sejajar berpotongan dengan garis lain.
Menghitung besar sudut pusat atau sudut keliling pada lingkaran.
Menghitung luas juring lingkaran dari unsur yang diketahui.
Menyelesaikan masalah dengan menggunakan konsep kesebangunan.
Menyelesaikan soal dengan menggunakan konsep kesebangunan dari dua trapesium sebangun.
Menyelesaikan soal dengan menggunakan konsep kongruensi.
Menentukan unsur-unsur pada kubus atau balok.
Menyelesaikan soal jaring-jaring bangun ruang sisi datar.
Menentukan volume bangun ruang sisi datar dan sisi lengkung.
Menghitung luas permukaan bangun ruang sisi datar dan sisi lengkung.
4. Memahami konsep dalam statiska, serta menerapkannya dalam pemecahan masalah. Menentukan ukuran pemusatan dan menggunakannya dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.
Menyajikan dan menafsirkan data.

 

 

 

4. ILMU PENGETAHUAN ALAM SMP/MTs

NO. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Membaca alat ukur yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Menerapkan konsep zat dan kalor serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Menentukan besaran yang terkait dengan massa jenis.
Menjelaskan pengaruh suhu pada pemuaian dalam kehidupan sehari-hari.
Menentukan salah satu besaran yang terkait dengan kalor dan pengaruhnya pada zat.
3. Menerapkan dasar-dasar mekanika (gerak, gaya, usaha, dan energi) serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Mengidentifikasi jenis gerak lurus dalam peristiwa kehidupan sehari-hari.
Menentukan besaran yang terkait dengan tekanan pada suatu zat.
Menyebutkan perubahan energi pada suatu alat dalam kehidupan sehari-hari.
Menentukan besaran fisika pada usaha atau  energi.
Mengidentifikasi jenis-jenis pesawat sederhana serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
4. Memahami konsep-konsep dan penerapan, getaran, gelombang, bunyi, dan optik dalam produk teknologi sehari-hari. Menentukan salah satu besaran fisika pada getaran atau gelombang.
Menjelaskan ciri atau sifat-sifat bunyi serta pemanfaatannya.
Menentukan berbagai besaran fisika jika benda diletakkan di depan lensa atau cermin.
Menentukan besaran-besaran pada alat optik dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
5. Memahami konsep kelistrikan dan kemagnetan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Menjelaskan fenomena listrik statis.
Menentukan besaran fisika pada berbagai bentuk rangkaian listrik.
Menentukan besarnya energi dan daya listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelaskan cara pembuatan magnet dan atau menentukan kutub-kutub yang dihasilkan.
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi GGL induksi.
6. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya. Menjelaskan karakteristik benda-benda langit dalam tata surya.
Menjelaskan fenomena yang terjadi akibat perubahan suhu di permukaan bumi, peredaran bumi, atau peredaran bulan.
7. Menjelaskan ciri-ciri dan keanekaragaman makhluk hidup. Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup.
Menentukan dasar pengelompokan makhluk hidup.
8. Menjelaskan komponen ekosistem, interaksi antara makhluk hidup dalam lingkungan serta pentingnya menjaga kualitas dan pelestarian makhluk hidup dalam kehidupan. Menjelaskan interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem.
Menjelaskan cara atau tindakan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Mengidentifikasi usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup.
Menjelaskan hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan lingkungan.
9. Menjelaskan hubungan antara struktur dan fungsi jaringan/organ-organ pada manusia dan tumbuhan. Menjelaskan bagian dan fungsi alat gerak pada sistem gerak manusia.
Menjelaskan proses pencernaan makanan dan enzim-enzim yang berperan pada proses tersebut.
Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia.
Menjelaskan proses pada sistem ekskresi (ginjal).
Menjelaskan sistem saraf pada manusia.
Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan/organ pada tumbuhan.
Menjelaskan respon tumbuhan terhadap pengaruh lingkungan luar.
Menjelaskan proses fotosintesis berdasarkan percobaan tentang proses tersebut.
10. Mengaplikasikan konsep pertumbuhan dan perkembangan, kelangsungan hidup dan pewarisan sifat pada organisme serta kaitannya dengan lingkungan, teknologi dan masyarakat. Menjelaskan konsep perilaku makhluk hidup untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Menginterpretasikan hasil persilangan berdasarkan hukum Mendel.
Menjelaskan teknologi reproduksi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas organisme disertai dengan contohnya.
Menjelaskan pemanfaatan bioteknologi untuk kehidupan.
11. Menjelaskan bahan kimia (alami dan buatan) yang terdapat dalam bahan makanan, zat aditif, dan psikotropika, serta pengaruhnya terhadap kesehatan. Mendeskripsikan bahan kimia (alami dan buatan) pada makanan serta pengaruhnya terhadap kesehatan.
Mendeskripsikan pengaruh zat adikt

Bakteri

Bakteri merupakan organisme yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan mahluk hidup yang lain .

Bakteri memiliki ratusan ribu spesies yang hidup di darat hingga lautan dan pada tempat-tempat yang ekstrim.

Bakteri ada yang menguntungkan tetapi ada pula yang merugikan. Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan mahluk hidup yang lain. Bakteri adalah organisme uniselluler dan prokariot serta umumnya tidak memiliki klorofil dan berukuran renik (mikroskopis).

Ciri-ciri Bakteri

  1. Organisme multiselluler
  2. Prokariot (tidak memiliki membran inti sel )
  3. Umumnya tidak memiliki klorofil
  4. Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara 0,12 s/d ratusan mikron umumnya memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron.
  5. Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam
  6. Hidup bebas atau parasit
  7. Yang hidup di lingkungan ekstrim seperti pada mata air panas,kawah atau gambut dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan
  8. Yang hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan

Struktur Bakteri

Struktur bakteri terbagi menjadi dua yaitu:

  1. Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri), meliputi: dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan
  2. Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu), Meliputi kapsul, flagelum, pilus, fimbria, klorosom, Vakuola gas dan endospora.

Struktur dasar sel bakteri

Struktur dasar bakteri terdiri dari :

  1. Dinding sel tersusun dari peptidoglikan yaitu gabungan protein dan polisakarida (ketebalan peptidoglikan membagi bakteri menjadi bakteri gram positif bila peptidoglikannya tebal dan bakteri gram negatif bila peptidoglikannya tipis).
  2. Membran plasma adalah membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid dan protein.
  3. Sitoplasma adalah cairan sel.
  4. Ribosom adalah organel yang tersebar dalam sitoplasma, tersusun atas protein dan RNA.
  5. Granula penyimpanan, karena bakteri menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkan.

Granula

Struktur tambahan bakteri terdiri dari :

  1. Kapsul atau lapisan lendir adalah lapisan di luar dinding sel pada jenis bakteri tertentu, bilalapisannya tebal disebut kapsul dan bila lapisannya tipis disebut lapisan lendir. Kapsul dan lapisan lendir tersusun atas polisakarida dan air.
  2. Flagelum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel.
  3. Pilus dan fimbria adalah struktur berbentuk seperti rambut halus yang menonjol dari dinding sel, pilus mirip dengan flagelum tetapi lebih pendek, kaku dan berdiameter lebih kecil dan tersusun dari protein dan hanya terdapat pada bakteri gram negatif. Fimbria adalah struktur sejenis pilus tetapi lebih pendek daripada pilus.
  4. Klorosom adalah struktur yang berada tepat dibawah membran plasma dan mengandung pigmen klorofil dan pigmen lainnya untuk proses fotosintesis. Klorosom hanya terdapat pada bakteri yang melakukan fotosintesis.
  5. Vakuola gas terdapat pada bakteri yang hidup di air dan berfotosintesis.
  6. Endospora adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif dan terbentuk didalam sel bakteri jika kondisi tidak menguntungkan bagi kehidupan bakteri. Endospora mengandung sedikit sitoplasma, materi genetik, dan ribosom. Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan endospora tahan terhadap kekeringan, radiasi cahaya, suhu tinggi dan zat kimia. Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri baru.

Bentuk Bakteri

Bentuk dasar bakteri terdiri atas bentuk bulat (kokus), batang (basil),dan spiral (spirilia) serta terdapat bentuk antara kokus dan basil yang disebut kokobasil.

Berbagai macam bentuk bakteri :

1. Bakteri Kokus :

  • Monokokus yaitu berupa sel bakteri kokus tunggal
  • Diplokokus yaitu dua sel bakteri kokus berdempetan
  • Tetrakokus yaitu empat sel bakteri kokus berdempetan berbentuk segi empat.
  • Sarkina yaitu delapan sel bakteri kokus berdempetan membentuk kubus
  • Streptokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan membentuk rantai.
  • Stapilokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan seperti buah anggur

 

2. Bakteri Basil :

  • Monobasil yaitu berupa sel bakteri basil tunggal
  • Diplobasil yaitu berupa dua sel bakteri basil berdempetan
  • Streptobasil yaitu beberapa sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai

 

3. Bakteri Spirilia :

  • Spiral yaitu bentuk sel bergelombang
  • Spiroseta yaitu bentuk sel seperti sekrup
  • Vibrio yaitu bentuk sel seperti tanda baca koma
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: